Tercatat, Shubhra dapat bertelur dalam 19 minggu dan produksi telur tahunannya berkisar 280 - 295 butir. Bahkan menurut staf BLRI, Shubhra dikembangkan agar resisten terhadap penyakit dan mampu beradaptasi dengan baik dengan lingkungan lokal.
Atas pencapaian ini, Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina mendorong peneliti BLRI untuk melanjutkan upaya pengembangan tersebut.
![]() |
| Para peneliti BLRI, Bangladesh dan Shubhra |
